•BG - Terbongkar

1557 Kata

Semuanya berjalan lancar sesuai rencana. Seharian penuh Beby terus menyembunyikan diri enggan bertemu sosok itu. Kemanapun ia pergi, sebisanya tempat itu bebas dari jangkauan dia. Hampir mustahil sebenarnya. Karena walau bagaimanapun mereka berada di tempat yang sama dengan radar yang kecil. Namun sepertinya alam menolak berkompromi dengannya. “Beby, ibu boleh minta tolong antarkan ini ke dua belas IPA satu ya. Buat praktik mereka. Ibu dipanggil Pak Handoko sebentar.” pinta guru Biologi itu menyosongkan plastik mika lima warna berbeda-beda. “Dan minta juga anak cowok siapa aja suruh ambil tumbuhannya dibawah meja ibu.” mau menolak pun tidak bisa. Alhasil Beby hanya mengangguk mengiyakan. “Terima kasih ya, nak.” Dan disinilah Beby. Di depan pintu kelas dimana orang yang mati-matian ia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN