Malam ini, Giordanz, Ratu, Leina serta Yero sudah bersiap dengan setelan batik bermotif sama dengan tujuan menghadiri undangan dari teman bisnis Giordanz. “Berangkat sekarang Mi?” tanya Beby yang bangkit dari sofa ruang TV menghampiri mereka yang berdiri di depan tangga. “Iya, Sayang. Kamu sama Vino beneran gak ikut?” Ratu sempat meminta kedua anaknya itu untuk ikut bersama mereka. Namun keduanya entah kenapa tidak mau. Alasannya selalu sama. Seperti sekarang ini. “Engga ah, Mi. Males.” jawab Beby sambil nyengir. Membuat para orang tua disana menggeleng kepala pasrah. Dasar anak muda. “Vino mana, Bi?” kali ini Leina yang bertanya. Wanita yang sibuk menggandeng Yero itu penasaran karena tidak melihat keberadaan putra pertamanya. “Lagi ke minimarket, Bun.” “Ngapain?” Beby tersenyum ki

