Setibanya di rumah sakit, para petugas medis bergegas menurunkan Ratu yang senantiasa Giordanz ikut mendorong brankarnya. Pria dengan suit mahalnya itu menatap sarat kecemasan pada wanita yang terbaring lemah disana. Terpaksa menunggu didepan pintu, saat para perawat beserta dokter masuk ke ruang UGD untuk menangani Ratu. Harap-harap cemas, ketakutan masih merajai diri. Memberi sengat-sengat menyakitkan yang hilang timbul menerjang ulu hati. Giordanz merasa, dunianya gelap. Titik fokusnya saat ini hanya Ratu dan Ratu. Beberapa saat kemudian pintu dibelakangnya terbuka. Tanda tanya memuncak ketika orang-orang didalam sana kembali mendorong bed dengan Ratu berbaring diatasnya. “Istri saya mau dibawa kemana dok?” “Istri bapak koma akibat perdarahan pada otaknya. Dan kami akan memindahka

