Bab 34. Pertunangan Mikaila

1080 Kata

Wulan langsung mengajak adik iparnya itu masuk ke apartemen. Tubuh Mikaila terus menggigil layaknya orang yang sedang kedinginan. Wulan mengecek tubuhnya dan mengira dia sedang demam. Akan tetapi, tidak ada tanda-tanda suhu tubuh Mikaila yang meningkat. Wulan menggunakan cara Nathan yang selalu memberikannya coklat hangat saat mendapatkan serangan panik. Dia pun melakukan cara yang sama untuk Mikaila. Perempuan tersebut menyodorkan cangkir berisi coklat hangat kepada Mikaila. Perlahan Mikaila menyesapnya dan mulai terlihat sedikit tenang. Tanpa Wulan minta, tiba-tiba Mikaila mulai menceritakan apa yang membuat dirinya cemas dan panik. "Aku mau dijodohkan sama Max, Mbak! Aku nggak mau! Dia itu player! Aku nggak suka sama dia!" ujar Mikaila di antara isak tangisnya. "Dia player atau mema

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN