Bab 31. Bukan Malam Pertama

1031 Kata

Wulan menelan ludah kasar ketika melihat Nathan. Tatapan lelaki itu terlihat lembut, tetapi sangat menggoda bagi Wulan. Perempuan tersebut hendak nekat keluar dari kamar. Akan tetapi, Nathan dengan sigap langsung berlari ke arah Wulan. Dia mengunci pintu, lalu memasukkan kunci kamar ke dalam saku celana. Nathan tersenyum miring dan mulai mendekatkan bibir pada telinga Wulan. "Jangan macam-macam sama aku! Kalau aku bilang tidur di sini, maka kamu harus tidur di sini." Suara Nathan bagaikan sihir untuk Wulan. Perempuan tersebut terpaku dengan mata terbelalak. Kini sekujur tubuhnya melemas dan seakan ada kupu-kupu yang kini menari di perutnya. Nathan langsung menggendong tubuh ramping sang istri dan mendaratkannya ke atas ranjang. "Maaf karena sudah membuat kamu kecewa dan banyak menangis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN