Happy reading, guys! Di bibir dermaga dua bocah kecil mengharapkan datangnya hujan dari sebuah awan mendung yang menyembunyikan cahaya matahari. Bocah lelaki berusia dua belas tahun itu mengikatkan sebuah pita jingga di tangan kanan teman perempuannya. Ia seorang bocah perempuan berusia tujuh tahun. Belum mengerti apa itu cinta, tapi mengerti di mana dan siapa saja yang membuatnya merasa nyaman juga aman. "Buat apa? Bukannya pita harusnya dipasang di kepala?" tanyanya menatap temannya itu polos. "Nanti, ya. Kalau kamu udah gede." balasnya tersenyum. "Kenapa nggak sekarang, aja? Biar aku jadi cantik kayak Aya. Kalau aku cantik, Ayah pasti sayang sama aku," ucapnya. Lembayung Senja bungkam. Menatap sedih pada wajah polos di depannya. "Nggak perlu kayak Aya, Ata udah cantik, kok." "Ta

