bc

Selamat Tinggal Kenangan Buruk

book_age18+
40
IKUTI
1K
BACA
sex
office/work place
friends with benefits
like
intro-logo
Uraian

Apapun yang berlebihan itu tidak baik. Termasuk berlebihan dalam mencintai.

Hai. Namaku Kalina. Panggil saja aku Kalin. Umurku 21 tahun. Aku seorang karyawan disalah satu perusahaan di daerahku. Sudah lama aku bekerja disini. Yaa.. aku nyaman bekerja disini. Teman-temannya gokil dan bikin betah.

Selain temen temennya yang gokil. Sebenernya alasanku bertahan disini karena...

Cicilan motor. wkwk canda cicilan.

Hehehe. Bukan itu, sebenarnya alasan aku bertahan karena ada seseorang. Yapss.. penyemangatku. Aku mengagumi seorang lelaki.

Menurutku dia beda dari yang lain.

Dia lelaki yang cuek. Cuek sekali. Yang aku sukai dia rajin sholat dan mengaji. Dia lelaki yang sholeh dimataku. Bahkan rela izin/pulang awal kerja karena ada pengajian didesanya. Uww.. idaman sekali menurutku. Namanya Evan.

Apakah Kalin bisa mendapatkan Evan?

chap-preview
Pratinjau gratis
Part 1 (Perkenalan-Hampir Jadian)
Hai. Namaku Kalina. Panggil saja aku Kalin. Umurku 21 tahun. Aku seorang karyawan disalah satu perusahaan di daerahku. Sudah lama aku bekerja disini. Yaa.. aku nyaman bekerja disini. Teman-temannya gokil dan bikin betah. Selain temen temennya yang gokil. Sebenernya alasanku bertahan disini karena... Cicilan motor. wkwk canda cicilan. Hehehe. Bukan itu, sebenarnya alasan aku bertahan karena ada seseorang. Yapss.. penyemangatku. Aku mengagumi seorang lelaki. Menurutku dia beda dari yang lain. Dia lelaki yang cuek. Cuek sekali. Yang aku sukai dia rajin sholat dan mengaji. Dia lelaki yang sholeh dimataku. Bahkan rela izin/pulang awal kerja karena ada pengajian didesanya. Uww.. idaman sekali menurutku. Namanya Evan. Hampir 1 tahun aku mengaguminya. Hanya memandang dari kejauhan. Bagiku itu sudah cukup membahagiakan. Karena bagian kerjaku dekat dengan bagiannya. Hingga pada suatu waktu dia mengambil pekerjaan dibagianku. Dag dig dug hatiku. Aku mulai membuka bicara. Aku agresif saat itu. Aku dan selalu aku yang memulai pembicaraan, memulai candaan, memulai menyapa. Tapi sialnya dia masih aja cuek. Aku. Kalina. si pantang menyerah. Karena bagiku Evan BEDA, dari yang lain. Aku akan berjuang mendapatkan hatinya. Waktu terus berjalan. Aku dan Evan mulai akrab ditempat kerja. Aku mencari-cari akunnya disocial media. Setelah pencarian yang gak begitu panjang akhirnya aku menemukan akunnya. Uhhh.. senang sekali rasanya. Jangan abaikan kekuatan stalking seorang wanita yaa gan , modal nama lengkap ketemu dong sampe seluk beluknya hehehe. Kebetulan, tetangganya ada yang mau menikah. Dia juga salah satu karyawan di tempat kerjaku. Namanya Jojo. Aku mendapatkan undangan. Lalu aku membuka sosmedku, mengirim pesan ke Evan. Intinya, aku ingin menitip sedikit sumbangan untuk Jojo. Aku memutuskan tidak berangkat karena acaranya malam, rumahnya agak jauh dari rumahku, karena aku tidak ada teman dari sini yang berangkat ke nikahan Jojo. Tak lama kemudian Evan membalas pesanku. Dia menyuruhku berangkat dan dia bilang akan mengantarku pulang sampai rumah. Kami mengobrol di pesan hingga aku mendapatkan kontak pribadinya di aplikasi yang semua orang hampir punya kala itu. Nama aplikasi itu adalah DDM. Inilah awal kedekatan aku dan Evan. Setiap dia membuat status aku selalu mengomentarinya. Hahaha. Dunia terbalik ya. Harusnya cowok yang agresif. Tapi ini malah cewek. Aku juga nggak tau kerasukan apa aku dulu hehehe. Hmmm.. Tapi dia jarang pegang hp, karena dia sibuk mengaji. Kebetulan dia ketua remaja masjid. Duh makin syuka deh aku sama Evan. Hari demi hari, bulan demi bulan terlewati. Evan masih dengan cueknya. Aku yang pantang menyerah , aku yakin aku bisa lebih dekat lagi dengan Evan. -SKIP- Sampai pada akhirnya aku tahu penyebab cueknya. Yaa dari teman satu bagiannya di tempat kerja. Katanya dia cuek karena belum move on dari mantannya. Aku penasaran mantannya kayak gimana kok sampai gak bisa move on. Lalu aku cari tau di akun sosmednya. Ketemu donggg akunnya. Aku membuka profilnya daaaan aku mulai minder waktu itu. Dia cantik, berkulit putih, sholehah jilbabnya menutupi d**a. Hmm gimana ini ? Rasaku pada Evan sudah dalam. Ingin menjauh, ingin melupakan. Tapi.. Hatiku tidak bisa. Aku terlanjur mencintai Evan. Hingga akhirnya, Evan tiba-tiba tidak cuek lagi, entah.. entah kenapa. Angin apa yang membuatnya begitu. Dia memulai pembicaraan denganku. Bercanda denganku. Itu membuatku semakin cinta padanya.. Hingga akhirnya kami dekat. Aku merasa dia membalas rasaku.. Yaa dia tau aku menyukainya. -1 Tahun Kemudian- Pada suatu malam minggu yang agak mendung, tiba tiba Evan mengajakku makan malam diluar. Aku senanggg luarrrrr biasaaa gaesss. Wuwww kayak menang lotre berhadiah mobil gitu rasanya hehehe. Dia menjemputku. Meminta ijin kepada orang tuaku. Yuhuy senengnyaa. Kamipun berangkat. Sesampainya ditempat makan. Kami memesan makanan. Tak lama kemudian makanan datang. Kami pun langsung memakannya. Lalu dia berkata.. "Sebenernya ada yang pengen aku omongin." Kata Evan 'Apa dia mau nembak aku yah? Duhh aku mesti jawab gimanaaaa nihhh biar keliatan elegan. Hehehe' batinku "Kalin ! Kok bengong sih ? Aku mau ngomong nih !" Kata Evan "I-iya, Van ? Mau ngomong apa ?" Tanyaku. "Kamu abisin dulu deh makanan kamu. Takutnya nanti aku pas ngomong kamu jadi gak doyan makan." Kata Evan "Apasih? Bikin penasaran aja." Tanyaku mendesak "Udah.. Abisin aja dulu." Kata Evan Lalu aku buru buru menghabiskan makanannya. Dia pun mulai bicara.. "Sebenernya, aku sama yang kamu sebut mantanku itu belum putus. Kami memang putus tapi putus contact alias lepas kontak. Gak pernah kontakan , soalnya dia mondok, dipondok nggak boleh bawa HP. Dan saat ini dia udah selesai mondoknya. Status aku sama dia masih jalin hubungan." Kata Evan panjang lebar. DEG !! Haaaaah? Aku shockkkkk donggg , kayak gak bisa berkata apa apa lagi. Tapi aku berusaha kuat dan tenang. "Oh.. jadi kalian masih pacaran ? Baguslah.. aku ikut seneng hehe." jawabku santai "Ehm.. Kamu gak papa kan?" Tanya Evan ragu. "Ah.. Gapapa kok. Aku ikut seneng. Semoga kalian langgeng ya. Hehe." Kataku basa basi. "Sebenernya ini alasan cuekku sama kamu, sama cewek2 lain. Karena ada hati yang aku jaga. Aku minta maaf ya sama kamu? Aku nggak bilang dari awal. Aku salah waktu itu, aku bilang sama kamu aku jomblo. Karena aku pikir kamu gak seserius ini sama aku. Kalin.. Sebenernya aku juga udah mulai suka sama kamu. Tapi kamu tau kan posisiku? Aku sama dia udah 4 tahun. Jujur aku bingung." Jelas Evan panjang lebar. "Ah nggak papa kok. Santai aja. Aku nggak papa. Hehe. Kalo aku jadi kamu , aku juga pasti pilih bertahan sama dia. Karena memulai hubungan baru itu gak mudah. Pasti milih yang lebih lama. soalnya udah banyak tau masing-masingnya. Hehe. Emmm.. Yaudah kalo gitu.. pulang aja yuk?" Kataku Kamipun pulang. Diperjalanan pulang dia terus meminta maaf kepadaku. Saat itu aku masih senang, tenang, senyum-senyum sendiri.. karena yaa kalian tau kan gimana rasanya diajak malmingan sama orang yang kita sukai kita sayangi kita cintai? haha bener bener excited banget ! Keesokan harinya. Aku terbangun dari tidurku. Kejadian tadi malam seperti mimpi. Tiba-tiba aku menangis. Sesenggukan sejadi jadinya. Karena kecewa itu baru terasa. Sekarang harapanku pupus sampai disini. Aku sedihhhh kecewaaaa remukk jadi satu. Gak ada lagi canda tawa ditempat kerja maupun disosmed. Saaad banget waktu itu. Aku terus menangis.. Tiba tiba ponselku berbunyi menandakan pesan masuk dari sosmedku. Pesan dari seorang wanita. Akunya bernama Caca. Ternyata eh ternyata.. bagai disambar petirrr disiang lobong. eh bolongg. Duaarrr duarrr. Caca adalah pacar Evan. Dia memperkenalkan dirinya. Lalu menanyaiku beberapa pertanyaan. Aku ya jawab apa adanya. Lalu memintaku untuk menjauhi Evan. Fine. Oke fiksss aku menyetujuinya. Walau berat. Aku sebagai wanita juga harus tau diri.. Aku hanya pendatang baru dikehidupan Evan. Sedangkan dia udah 4 tahun bersamanya. Lagipula Caca adalah gadis Sholehah. Lalu aku men-delete aplikasi DDM itu. Dengan begitu aku dan Evan tidak bisa kontak lagi. Aku mulai berusaha melupakan Evan. Rasanya suliiit sekali. Rasa kagum dan suka yang berubah menjadi rasa cinta itu sudah melekat. Sudah dalam sekali. Tapi aku harus berusaha . Harus bisaa. Huuuh. Good bye, Evan. Akupun mulai membuka lembaran baru. Hari demi hari, bulan demi bulan tanpa Evan. Hingga akhirnya... Yesss aku bisa melupakan Evan. Bersambung..

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Revenge

read
35.5K
bc

Beautiful Pain

read
13.6K
bc

Oh, My Boss

read
387.0K
bc

MY LITTLE BRIDE (Rahasia Istri Pengganti)

read
19.3K
bc

DIHAMILI PAKSA Duda Mafia Anak 1

read
40.9K
bc

Penghangat Ranjang Tuan CEO

read
33.8K
bc

Hati Yang Tersakiti

read
6.8K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook