Misi Mauris

1591 Kata

Agis lebih sering mengurung diri di kamar dari pada keluar untuk berkeluh kesah, berbagi cerita hati pada Rando. Ada Marni yang rasanya selalu mengawasi gerak-geriknya. Hari ini sesuai rencana akan ada mobil yang menjemput Agis untuk fitting baju pengantin. Namun, bukan hanya Agis yang bersiap diri. Marni sudah bersiap-siap memakai baju terbaiknya untuk turut serta. Bagi Agis, Marni mau ikut atau tidak bukan lagi masalah. Dia sudah belajar untuk menerima seperti apa pun kelakuan ibu tirinya, bahkan jikalau nanti di griya pengantin yang dipilih Marni berbuat onar. “Kamu sudah siap Neng?” Rando terkesiap melihat sang putri tampak cantik meski hanya memakai dress biasa yang panjangnya menutupi lutut. Rambutnya diberi efek curly dan digeraikan dengan memakai jepit rambut. “Sudah pak.” Irit

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN