Setelah berhasil keluar dari dalam rumah mertuanya dengan bantuan Rika, kini Sherin tengah berada di dalam taxi menuju sebuah gedung besar yang ada di Ibukota. Selama di dalam mobil, Sherin tak kuasa menahan rasa penasaran dan gugup luar biasa. Beberapa kali matanya melirik ke dalam isi tas selempang yang kini ada diatas pahanya. Suara notifikasi pesan di ponsel miliknya tiba tiba berbunyi, Sherin segera mengambil benda pipih itu dari dalam tas dan segera membaca isi pesan itu. "Kak Tiara, tumben ngirim pesan video," ucapnya pelan. Mata Sherin tak berkedip dengan kepala yang menggeleng samar saat melihat isi pesan tersebut yang ternyata sebuah video berdurasi sepuluh menit lebih yang menampilkan situasi beberapa tahun silam setelah terjadinya penembakan kedua orang tua dan saudara laki l

