Hari ini adalah hari sepesial buat Silva,Karena hari ini dia akan merayakan Ulang tahun nya yang ke-22 tahun.
Rumah kediaman Silva dan keluarga dari pagi sudah ramai.Karena hari ini akan ada pesta buat nya.Rumah itu di dekorasi selayaknya istana.
semua orang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing, tak mau ketinggalan Nakula pun pagi itu sudah datang ke rumah Silva untuk membantu persiapan pesta.
Sore harinya tepat jam 20.00 setempat acara di mulai. semua para tamu undangan sudah hadir disana juga terlihat Rama dan Rara yang memakai baju yang serasi.Sinta teman Rama juga hadir disana. mama dan papa Nakula juga ada di pesta itu mereka sangat senang karena menantu idaman nya kini sudah berusia 22 tahun.
Silva turun dari anak tangga memakai gaun berwarna putih warna kesukaannya dengan riasan yang tidak terlalu menor,degan lipstik warna pink yang membuatnya tambah anggun mempesona.
Lalu dia berjalan menuju ditengah para tamu undangan.
"Hai... Malam ini kamu cantik sekali."ucap Nakula memujinya
"selamat ulang tahun sayang semoga di umur kamu yang ke-22 tahun ini kamu tambah sayang sama aku."tambah Nakula menggoda.
Orang yang ada di dekat merekapun tertawa.Begitupun Silva hanya tersipu mendengar kekasihnya memuji dia.
Lagu Ulang tahun pun menggema di seluruh ruangan.Kali ini dia merasa senang karena Ulang tahunnya yang ke-22 di hadiri oleh semua keluarga.Hubungannya dengan kakaknya Rama kini semakin erat.Bahkn dia mendapat Kado istimewa dari kakaknya yaitu sebuah Mobil sport yang dia inginkan.Karena Silva itu anak Manja namun dia sedikit Tomboy.Tak heran kalau ia suka mobil sports.
Malam itu menjadi malam yang membahagiakan baginya.Malam berlarut dengan penuh keceriaan.
Tak lengkap kalau tak minum-minuman beralkohol di saat pesta.
Nakula,Rama,Devan dan yang lainnya.merayakan Pesta dengan cara mereka sendiri.Karena kebanyakan minum akhirnya Rama tak sadarkan diri usai Pesta dia langsung masuk ke kamarnya.
Acara Pesta selesai tepat pukul 23.00.
Silva masih di temani Nakula duduk di Teras rumah.
"Sayang...ini untuk kamu..!"Nakula memberikan sebuah kotak warna Merah
"Makasih sayang.."Silva tersenyum manja,lalu membuka kotak itu.Ternyata isinya sebuah kalung dan liontin yang terukir huruf NS.
"Ini..adalah inisial nama kita.Aku berharap kamu akan menyanyai ,menemaniku dan menciantaiku sampi akhir hayat nanti.
Silva aku akan selalu ada buat kamu,aku janji gak akan pernah menduakanmu."
Silva mendengar perkataan Nakula meneteskan air mata kebahagian.Namun air mata itu di tahan oleh Nakula.
"Dengarkan..Aku Nakula gak akan pernah membiarkan air matamu jatuh ke tanah.Kalupun ada air mata,itu hanya air mata kebahagian.Aku kan akan pernah membiarkanmu menangis dalam kesedihan."tambah Nakula.
Dengan erat Silva sambil sesenggukan terharu memeluk Nakula.
"Aku harap apa yang kamu ucapkan bukan sekedar janji.!"katanya dalam pelukan"Aku juga akan menyanyai mu sampai kapanpun."
Setelah Silva tenang,mereka melepaskan pelukan.Nakula memasangkan kalungnya di leher Silva lantas dia berpamitan pulang karena hari sudah larut malam.
Silva memandangi Punggung kekasihnya sampi dia masuk mobil,sampai mobil itu tak terlihat lagi.
Suasana rumah kini sudah sepi semua keluarga sudah masuk ke kamar masing-masing.Kini tinggal para pelayan yang sibuk membersihkan sisa Pesta.
Sambil memegangi liontin dia masuk ke kamarnya.Malm ini dia sangat bahagia.
Karena lelah tak terasa matanya pun terpejam.