Ramalan

525 Kata
Untuk memeriahkan Ulang Tahun Silva,teman Silva mengajaknya pergi ke Festival' yang ada di kota mereka.Ara,Vio ,Romi,Devan dan Nakula pergi bersamanya.Siang itu mereka pergi bersama. Beberapa hari Silva ditinggal keluar kota oleh Nakula,kini mereka melepas rindu dengan jalan bersama. "Dari tadi pegangan tangan terus,emang kalian mau nyebrang ya..?"goda Vio pada pasangan kekasih itu "Kenapa..Vi kamu iri sini aku gandeng.?"sahut Romi "Ehhh....ogah mending aku gandengan sama kambing.!"sahut Vio lalu di iringi gelak tawa temannya. "Wah....sadis ni anak.Gua di samain Kambing."jawab Romi bercanda. "Emang ...lu mirip lihat aja di kaca tu jenggot lu sama..hahaha." "Ini tu jenggot keberuntungan,Vi jangan remehin ni jenggot.Lu bisa tertarik ntar.?" "Aku tertarik sama kamu..Idihhh..." "Kita buktiin aja,lihat ada seorang peramal di depan kita coba kesana.Berani gak.?!" "Berani lah....ayo.."Vio gak mau kalah "Kalian juga ikut ya..sebagai saksi."ajak Romi dan diikuti oleh mereka. Tak lama kemudian Romi di Ramal Sama seorang wanita yang berprofesi sebagai peramal itu. "Kamu akan mendapatkan seorang wanita yang akan membuatmu bahagia ,sebentar lagi dia akan datang dengan cara dia jatuh tak sengaja di hadapanmu.Di dalam pekerjaan saat ini kamu sedang kesulitan mendapatkan gaji yang kamu inginkan."kata peramal itu. "Soal pekerjaan bener banget..kalau boleh tau gimana ya caranya untuk mendapatkan uang..?"kata Romi semua menoleh ke arahnya. "Kau akan mendapatkan uang dengan cepat,kalau kau bisa membuat bosmu senang." Selanjutnya Vio yang di Ramal.Kata peramal tentang Vio"Kamu akan jatuh cinta pada orang yang kamu benci.Kamu akan mendapatkan kebahagian bila da dekatnya,Masalah keuangan kamu harus hemat karena bulan ini kamu tidak akan dapat uang tambahan dari orang tuamu." Semua menggoda Vio tentang orang yang dia benci. Berikutnya Silva di paksa untuk di ramal nasibnya. "Kamu akan merasakan kebahagian beberapa bulan ini.Kamu harus hati-hati denagn orang yang baru kamu kenal.Dalam hubungan percintaan,kamu akan mendapatkan halangan hubungan kalian akan renggang.Dan beberapa bulan kedepan kamu akan mengalami musibah yang akan membuatmu menyesal seumur hidupmu.Nasibmu akan berubah tak baik nak.Berhati-hatilah."kata peramal itu Silva serentak kaget mendengar Ramalan tentangnya.Sedangkan Nakula marah dan tak mempercayai ramalan tentang kekasihnya itu. "Hai...kamu jangan asal bicara.!!"teriak Nakula membuat pengunjung lain menoleh ke arahnya. "Siapa kau bisa membuat takdir orang Hah...kamu gak tahu siapa kami.Kami gak percaya sedikitpun tentang Ramalan yang gak jelas ini.Kebahagian dan nasib orang itu hanya Tuhan yang tahu bukan kau...!!"tambah Nakula mencaci "Untung kau Wanita kalau tidak sudah ku hajar mu### bembualmu itu...!!!" "Silahkan kalau tak percaya,kekasihmu akan mendapatkan perlakuan yang tak pernah dia bayangkan.Hidupnya akan penuh dengan air mata kesedihan.Itulah yang aku lihat!!"kata peramal tetap mengingatkan "Cukup...diam kau wanita Pe####..!!!" Silva dan yang lainnya mencoba menenangkan Nakula,berusaha mengajaknya pergi dari tempat itu. Tak terima mendengar nasib jelek yang akan menimpa kekasihnya.Amarahnya lngsung memuncak,badannya gemetar karena amarah.Silva tak tau harus berbuat apa.Karena dari tadi ucapannya tak di dengarkan. Tiba-tiba tangan Silva menarik tangan Nakula dan memeluk kekasihnya itu,dia berharap dengan pelukan Nakula bisa tenang. Sambil menangis Silva memeluk Nakula dan berkata "Tenanglah ...semua akan baik-baik saja,hikss..hikss..." mendengar Silva menangis di pelukannya Amarah Nakula sedikit berkurang,lalu dia mengelus rambut Silva. "Sayang kamu jangan pernah percaya dengan ramalan tadi ya.Jangan kamu pikirkan.Gak akan pernah aku biarkan kamu menangis."katanya. "Kamu harus janji,kamu harus jaga emosi kamu.Jangan mudah marah ya...?"ucap Silva Nakula hanya mengangguk. Di rasa jalan-jalan kali ini sudah cukup akhirnya merekapun pulang.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN