Bab 66

1143 Kata

Pasangan suami istri itu masih berdiri di dekat taman saling berpelukan, sebuah pelukan yang sarat makna sebagai tanda cinta merka. Keduanya kini menjadi tontonan orang-orang yang lewat di sekitar sana. "Abang ingin melihat kondisi Papi!" Roni akhirnya melepaskan pelukannya dan mengungkapkan keinginannya untuk menjenguk Pak Ruslan, mertuanya adalah ayahnya juga dan ia ingin menunjukan rasa empatinya. Andai ia tahu dari awal mungkin sudah sejak kemarin menjenguknya. Sayangnya sejak perpisahannya dengan Shahnaz, mertuanya itu seolah menutup akses dengannya. Roni menyesali semua yang telah terjadi, ia merutuki kebodohan-kebodohannya. Mendengar keinginan dari Roni tentu saja Shahnaz mengizinkan. Ia tak mungkin menolak kebaikan dari seseorang yang ingin mendoakan ayahnya. Ia mengangguk perta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN