Bab 21 Tetesan Air Vs Kadal Gurun

1862 Kata

“Makan siang bersama?” Embun masih tak percaya bahwa Rain menawarkan hal itu. Namun, dia sepertinya terlalu gede rasa menyangka Rain hanya mengajak makan berdua. Pria yang terlihat sangat tampan mengenakan kemeja berwarna biru muda itu menoleh ke staff divisi pemasaran yang masih berada di meja kerja mereka masing-masing dan menawarkan hal yang sama. “Aku akan mentraktir kalian hari ini, anggap saja hadiah tahun baru,” ucap Rain dengan senyuman di wajah. Keempat staff Rain pun saling pandang. Sejak menjadi pimpinan mereka sepertinya baru kali ini pria itu berbicara di luar konteks pekerjaan dan tersenyum. Mika bahkan langsung menoleh ke arah jendela untuk melihat apa di luar gedung sedang hujan. Aneh saja rasanya melihat Rain bersikap seperti itu. Berjalan bersama menuju luar, Mereka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN