Bab 11

1400 Kata

Zane hanya bisa terdiam menatap Rena. Ponselnya bergetar lagi setelah dilempar oleh Rena, masih terlihat notifikasi di sana. Dia takut, tentu saja. Tidak pernah Rena bersikap seprotektif ini. Bukan dengan cara yang membuat Zane nyaman. Ini berlebihan bahkan terlalu mendadak. Wajah Rena jelas tak butuh lagi perlindungan dari Zane. Dialah sekarang yang terobsesi untuk melindungi. Perintah Rena yang meminta untuk memblokir nomor itu memang normal, tapi dengan cara yang aneh, terasa seperti jerat yang tiba-tiba mengencang di leher Zane. Zane merasa naluri terpendamnya berteriak kencang, seperti memberi peringatan bahwa Rena baru saja memperlihatkan sikap aslinya. "Kau akan pikirkan sendiri dengan cara apa agar benar-benar menjauh darinya." Zane menarik napas dalam-dalam. Dia hanya bisa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN