Joy sedang sibuk di ruang editing. Mengecek file dan menyatukannya dalam satu video. Beberapa kali dirinya harus membaca ulang naskah yang tersimpan di dokumen ponsel. Untuk memastikan jalan cerita runtut sesuai alur film. Sampai suara debuman pintu nyaring terdengar. Seseorang masuk dan langsung menarik lengan Joy. Gadis itu bangun dari duduknya dengan terpaksa. Elang meneliti sekeliling ruangan, hanya ada Joy dan dirinya di sini. Aneh, ia pikir seharusnya Ratna dan Ravi berangkat duluan sejak pagi. Sangking stres, Elang mampir dulu ke tempat lain untuk meredam kecamuk batinnya. "Jawab pertanyaan gue! Lo ada hubungan apa sama ketua geng Black Jet?! Ngapain lo pagi-pagi nemuin dia segala?! Lo tau nggak, Joy, itu kafe bukan kafe sembarangan! Dan lo sendirian ke sana?! Bahaya!" "Bisa lepa

