Terowongan itu terasa dingin, tetapi di dalam d**a Damien, ada sesuatu yang membakar. Bukan amarah, setidaknya, bukan hanya amarah. Itu adalah api yang lebih dalam, api yang dipicu oleh keputusasaan dan harapan yang samar-samar. Ia bisa merasakannya. Ia bisa merasakan Seraphina. Setelah Lucas membersihkan lukanya dan menyuntikkan obat pereda nyeri, Damien merasa lebih baik, tetapi luka di tubuhnya tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan luka di hatinya. Luka itu terus berdarah, membuatnya merasa sakit setiap kali ia berpikir tentang apa yang telah terjadi pada Seraphina. "Aku akan mencarinya," kata Damien, suaranya dipenuhi tekad. "Aku tidak akan membiarkan mereka lolos." "Tenanglah, Damien," kata Lucas. "Kau terluka. Kita harus menyusun rencana yang matang." Damien menggelengkan kepa

