Keesokan harinya cuaca di kota itu terasa lebih cerah. Setelah pemeriksaan rutin di rumah sakit—yang kembali menegaskan bahwa kondisi Ayana stabil meski harus terus diawasi—Lucas mengajak Ayana keluar sebentar. Hanya berjalan santai, menghirup udara segar, menenangkan pikiran setelah sederet pemeriksaan medis dan jadwal kontrol yang mengisi hari-hari mereka. Lucas memilih sebuah pusat perbelanjaan tradisional yang terkenal di kota itu, sebuah pasar tua dengan lorong-lorong batu, kios-kios kayu, dan kain-kain warna-warni yang bergelantungan dengan motif menarik minat pembeli. Aroma rempah, kayu manis, dan makanan hangat bercampur menjadi satu, menghadirkan rasa rumah di negeri asing. Ayana tampak bersemangat. Matanya berbinar, tangannya sesekali menyentuh kain tenun, vas keramik, patung k

