Sebenarnya Ara malas jika harus ikut keluar makan malam dengan Yudis. Dia lebih mendambakan rebahan di kamar barunya. Tapi ancaman Yudis sukses membuat Ara mau mengikuti Yudis pergi ke sebuah restoran untuk makan malam. Di meja restoran Yudis menatap Ara yang tengah menghabiskan nasi plus soto babat dengan lahap. Bertolak belakang dari ucapan sebelumnya, kalau dia sudah makan dengan Romeo dan masih kenyang. Yudis tertawa kecil melihat Ara yang sepertinya lupa kalau dia tadi bilang sudah kenyang. “Pelan-pelan makannya, kalem nanti keselek!” ucap Yudis di tengah suapan makan malamnya. Kala itu dia memesan nasi goreng seafood. “Ini juga udah kalem kok,” sahut Ara cuek. Dia fokus untuk segera menghabiskan makanannya. Dia malas jika harus bercakap-cakap dengan Yudis. “Tadi katanya udah

