Makan Malam saja Ribet

1249 Kata

“Itu kamarmu!” tunjuk Yudis menunjuk sebuah pintu kamar yang terletak di sebelah dapur dan kamar mandi. “Oke, terimakasih!” sahut Arabella kemudian menyeret kopernya yang tadi belum dia simpan di ruang tamu. “Tunggu dulu!” ucap Yudis. “Apa?” tanya Ara dengan raut wajah yang kesal. Dia sebenarnya sudah tidak mau berlama-lama berbicara dengan Yudis. “Selama kau tinggal di sini. Aku mau ngasih tahu sama kamu. Satu, jangan pernah masuk ke kamarku kalau tidak berkepentingan. Dua, sebagai istri kau harus menyiapkan sarapan dan makan malam untukku. Ketiga, jangan membuat curiga orang lain, jika ada yang bertamu ke sini. Aku akan membawa beberapa bajumu ke kamarku sebagai jaga-jaga. Aku takut Kakek nanti datang ke sini dan mengecek, ---“ Arabella pun menguap karena terlalu lama mendengarkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN