Malam semakin larut, Kakek Damian tak kunjung mau pulang. Padahal Yudis dan Ara sudah memberi kode keras dengan menguap lebar beberapa kali. “Theo, kau boleh pulang duluan. Aku mau menginap di sini semalam. Nanti besok pagi kau jemput aku lagi!” ucap Kakek Damian. Mereka bertiga pun kaget. ‘Aku berarti harus tidur sekamar dengan Mas Yudis,” ucap Ara dalam hati. ‘Gawat, aku harus sekamar dengan Ara. Bagaimana ini. Bisa bahaya,’ gumam Yudis dalam hati. ‘Ini tidak boleh terjadi, kalau Tuan Damian nginap di sini. Itu artinya Ara dan Yudis akan tidur sekamar,’ batin Theo dalam hati. “Tuan, kalau Tuan menginap di sini. Tuan akan membuat mereka tidak nyaman. Walau bagaimanapun mereka kan pengantin baru!” ucap Theo angkat bicara. Yudis yang mendengar Theo berkata seperti itu merasa terbantu

