Candu

1228 Kata

Yudis menyingkap rambut Ara yang menutupi sebagian wajah Ara. “Jadi yang kamu sukai Reza Rahardian?” tanya Yudis sekali lagi. Ara nyengir kuda mendengar pertanyaan Yudis. “Sayang sekali kalau kamu harus abaikan Mas yang tampan ini hanya untuknya.” “Maksud Mas?” Yudis terlihat sedang memikirkan sesuatu untuk menjawab pertanyaan  Ara.  Tapi tangan Mas Yudis masih memegang wajah Ara tanpa dia sadari. “Mas Yudis mau ngomong apa sih sebenernya?” tanya Ara.   Mas Yudis hanya tersenyum sekilas. Dia sepertinya kebingungan. Ara melihat sikap Yudis yang seperti ini pun sudah tidak bisa lagi menahan kesabarannya. Dia pun menepis tangan Yudis pelan dari wajahnya. “Jalan lagi Mas, kayaknya  udah kelamaan berhentinya,” ucap Ara. Dia ingin segera keluar dari zona yang tidak nyaman ini. Ara piki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN