Permintaan Kakek Damian

1372 Kata

Theo sudah berada di depan pintu kamar. Begitu Yudis menyuruhnya untuk segera mengantar Bunda Nayya pulang. Dia sudah siaga di depan pintu. “Bunda, hati-hati di jalan. Maaf Yudis tidak bisa antar Bunda pulang lagi ke rumah.” Yudis benar-benar manis di depan bunda. Ara hanya menatap Yudis dengan tatapan tidak suka. “Ya tidak apa-apa. Bunda maklum. Kalau begitu Bunda pulang ya!” “Iya Bunda hati-hati!” sahut Yudis. “Ara antar sampai mobil,” ucap Ara akan keluar dari pintu kamar. Tapi segera tangan Yudis menangkap tangan Arabella. “Kau jangan dulu kemana-mana. Ada yang harus Mas lakukan sama aku di sini!” cegah Yudis. Perkataan Yudis itu tentu saja terdengar vulgar bagi bunda dan Theo. “A-apaan sih Mas. Aku mau anterin Bunda sampai mobil!” sahut Ara memaksa. “Ara, tidak apa-apa. Bunda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN