“APA? Anak saya melakukan apa?” Ibu Lukas nampak syok berat. Bibir dan tangannya bergetar. Matanya terbelalak. “Anak Ibu terlibat p***************n dalam manusia,” jelas CID dengan singkat. Duduk di meja. Sementara Lukas, duduk dengan menundukkan kepala, di samping Ibunya. “Apa benar kau melakukan itu?” tanya sang Ibu. Menengok pada Lukas. Dengan tubuh gemetar kali ini. Lukas tak merespon. “Lukas! Jawab ibu! Kau melakukan hal menjijikkan itu?! HAH?!” “YA! YA! AKU MELAKUKAN PEKERJAAN ITU! PUAS??!” Air mata sang Ibu berlinang. Duduk dengan lemas. Meremas bajunya. Menepuk-nepuk dadanya. “Kenapa Lukas? Kenapa kau melakukan itu? Kenapa..” Sang Ibu terus menangis. Lukas tak berani menatap mata ibunya, yang memancarkan kesedihan dan rasa kecewa, yang teramat dalam. “Detektif..

