Bayangan Kematian Seseorang

2713 Kata

Billy mengendarai motornya dengan kecepatan penuh. Jengkel. Marah. Kesal. Semua ia rasakan saat ini. Terlebih, ketika ia teringat kalimat Senna yang juga tak percaya jika dia bukan pembunuhnya— Billy semakin menambah kecepatan laju motornya. Tak lama Kemudian, ia berhenti di tepi jalan, melepas helm, dan menjerit. Meluapkan emosinya. Berakhir dengan napas memburu. "Aku akan membunuhnya!" gumamnya. Setelahnya, ia kembali memakai helm. Menautkan kunci helm. Menyalakan mesin motor. Dan, berputar haluan. Kembali ke kampus. Sementara itu, Senna sedang berada di lapangan basket. Duduk sendirian. Di depannya, ada beberapa laki-laki yang tengah bermain basket. Senna masih sangat syok dengan kejadian tadi. Matanya menatap lurus ke depan. Otaknya sulit menelaah. Sehingga, hanya desahan panjang y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN