Langkah Arthur berhenti di depan sebuah rumah. Rumah dengan cat warna putih yang tampak asri dan dipenuhi dengan pot-pot bunga di halaman rumahnya adalah rumah Seina. Arthur tidak tahu mengapa dirinya penasaran sekali dan ingin tahu kabar perempuan itu. Padahal beberapa hari lalu, Seina sempat datang ke rumah sakit untuk menungguinya. Mirna sempat bilang kepada Raja semalam. Lalu, sekarang Raja masih di ruangan perawatan Arthur—menunggu Arthur dan menggantikan Mirna untuk sementara waktu. Arthur tidak tega setiap kali melihat wajah Raja yang kelelahan dan masih memaksakan diri untuk menunggu dirinya di rumah sakit. Semalam saja Mirna di minta pulang oleh Raja dan diantarkan oleh salah satu bodyguard di depan pintu ruangannya dengan menggunakan mobil kesayangan Raja. Baru tadi pagi Mirna

