Bukan Wira namanya kalau menyetujui permintaan Rena begitu saja. Nyatanya, laki-laki itu masih tetap berusaha untuk menemui Rena. Padahal Wira sudah tahu sendiri bagaimana resiko yang akan diterimanya, diabakan kehadirannya atau diusir langsung oleh Rena. Setiap hari Wira selalu datang ke Re's Florist. Entah saat jam makan siang atau saat malam hari ketika toko tutup. Ulah Wira tersebut sampai membuat karyawan Re's Florist geleng-geleng kepala, antara kasihan dan berpikir kalau urat malu Wira sudah putus. Namun, mau dilarang bagaimanapun juga kalau sudah cinta, kita bisa apa? Tidak bisa apa-apa, kan? Cinta membuat orang akan lupa sekitar. Sayangnya, semua yang Wira usahakan, mau sekeras apa pun ia berusaha, hasilnya tetap sama. Rena tidak memedulikan Wira dan justru berkali-kali mengu

