Dari pada ejekan Rosa, hati Jexeon malah nyeri mendengar ucapan Yua. Seolah Yua tidak suka berlama-lama bersama dengannya. Dia membalik sendok, berdiri dengan cepat dan meninggalkan meja makan. Tanpa aba-aba, Jexeon segera menggendong Yua seperti biasanya, membuat tongkat gadis itu terjatuh. "Ehhh." Yua sangat terkejut dan berusaha dorong Jexeon menjauh, Arjun mundur selangkah, melihat tingkah pasangan suami istri yang aneh dan tidak tahu tempat. Jexeon membawa Yua pergi, sementara Arjun menggelengkan kepala sebelum mengambil tongkat Yua dan mengikuti mereka dengan pelan. "Turunkan aku," kata Yua. "Diamlah." Berbeda dari biasanya, Yua tidak melingkarkan tangan di leher Jexeon dengan manja. Tatapannya nyalang tidak suka digendong. Meronta sampai lantai dua. Terus memukul d**a pria

