"Aku temenin ya?" tanya Roan. Dia satu-satunya orang yang menghampiriku di pesta, membuat semua orang menatap kami aneh. Wajar saja, ketika masih bertunangan dia cuek dan tidak pernah menemani. Aku dikucilkan karena itu. Lalu setelah putus kami malah terlihat bersama, aku saja menganggap aneh apalagi orang-orang. "Nggak perlu," jawabku. Berjalan tertatih menuju ruang utama. Tujuanku ke sini adalah dekat dengan Lidya, ikut pergaulan kelas atas lagi. Kata Jexeon, aku harus kenal dengan mereka. Aku harus memiliki hubungan yang baik supaya Jexeon bisa memanfaatkan. Pemeran utama dalam pesta hari ini adalah Lydia. Putri dari Swan grup. Memakai gaun putih yang sangat cantik nan elegan. Beberapa kali aku bertemu dengannya. Saat ulang tahunku ke 17 dia juga datang. "Wah, Yua. Nggak nyan

