Part 29: War is begin

1815 Kata

Kepulan asap hitam itu semakin jelas, bersamaan dengan langkah kaki hitam yang terlihat beriringan keluar dari celah pepohonan. Mereka sangat banyak. Netra coklatku menatap ngeri saat tubuh mereka yag sepenuhnya hitam bergerumul keluar dan menjauh dari asap hitam dibelakang mereka. Badan mereka kurus, dengan rantai besi yang tersemat di pergelangan kaki mereka masing masing. Waren menarik satu busur panah dari balik punggungnya, berjaga jaga apabila pasukan kami tak dapat menahan gerombolan makhluk hitam yang jumlahnya dua kali lipat dari pasukan kami. Mereka benar benar terlihat mengerikan. Mata mereka merah menyalang dengan gerakan rantai kaki yang membuat gemersik suara yang amat mengganggu. "Apa mereka juga Calux?" Aku berucap dengan mengalihkan pandanganku padanya, Waren menggeleng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN