Bab 50 : Perseteruan Tak Terelakkan

2653 Kata

* "Sayang, aku pengin jalan-jalan. Nanti temenin aku, ya. Aku bosen di rumah terus." Gadis ini bermanja ria sambil memainkan kerah kaus Reval yang berbentuk leter V. Kedua insan ini sedang berada di balkon, menikmati pagi berduaan. Mereka belum ingin beranjak, meskipun matahari telah menantang bumi di luar sana. "Emang kamu mau jalan ke mana? Pasti aku temenin." Reval masih melingkarkan tangannya di perut Syeril. Dia ingin terus bermanja dengan gadisnya. "Ke taman, sih. Kamu mau, 'kan? Eh, tapi kamu kerja gak?" Syeril meletakkan tangannya di kedua bahu Reval. "Aku libur, kok. Aku mau nemenin kamu dulu di rumah," jawab pemuda ini dengan senyum semringah. "Bener, ya. Aku gak mau kalo sampe tiba-tiba ada panggilan dari bos kamu. Awas aja!" ancam Syeril. "Iya, Sayang. Janji, deh!" Reval

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN