* Melihat Gani berduaan dengan Syeril, seakan-akan lagu berjudul 'Sadis' milik Afgan terputar di sekitar Reval. Dia merasakan cemburu menyapa dirinya. "Reval?" Syeril langsung berdiri ketika melihat Reval, sedangkan Gani hanya cengo. "Tadi katanya ke toko buku, kenapa ada di sini?" tanya Reval yang masih mencoba menahan gejolak dalam d**a. "Em, iya, tadi udah. Terus karena gue laper, ya udah gue mampir ke sini. Lo kok ada di sini? Ngapain?" tanya Syeril yang masih terkejut. "Dia siapa?" Bukan menjawab pertanyaan Syeril, Reval malah balik tanya sambil menunjuk pemuda saat ini bersama Syeril. "Dia—" Belum selesai Syeril bicara, Gani sudah memotongnya. "Gue Gani. Gue satu sekolah sama Syeril." Pemuda ini mengulurkan tangannya. Reval menyambutnya ramah. Dalam pikiran Reval, ia mencob

