Sarapan selesai. Hari ini, Reval berencana mengantar Syeril ke sekolah. Memang mulai hari ini dia akan selalu mengantar jemput Syeril sekolah. Dia hanya ingin lebih perhatian dan menjaga gadisnya. Selain itu, Reval juga sekalian pergi ke kampus setelah mengantar Syeril. “Ngapain, sih, nganterin gue segala?” protes Syeril. “Mulai hari ini, kamu akan aku antar-jemput," kata Reval tanpa menoleh ke Syeril. Dia sibuk mengenakan helm. "Gue mau naik taksi aja," jawab gadis ini sambil mencebik. "Nggak bisa. Aku bilang mulai hari ini kamu aku antar, titik." Syeril baru menyadari panggilan Reval terhadapnya. Matanya memicing. "Apa lo bilang tadi?" tanya Syeril, takut salah dengar. "Aku akan antar-jemput kamu ke sekolah," jawab Reval. Kali ini, dia menatap Syeril serius. "Bukan, bukan yang it

