"Mama udah siapin ini untuk kalian." "Apa ini, Mah?" tanya Amel, saat Anjani menyodorkan selembar poster. "Ini adalah tiket bulan madu ke Itali. Mama udah nyiapin ini dari jauh-jauh hari. Sangat susah, untuk mendapatkan hotel di sana," ungkap Anjani diiringi dengan senyuman lebar. Amel terperangah. "Apa, Mah? Itali?" "Iya, Sayang. Mama ingin, kamu sama Nalendra bisa menikmati waktu berduaan." Anjani berkata lembut seraya mengelus pipi kanan menantu kesayangannya itu. Amel melirik Nalendra yang hanya diam dan senyum-senyum sendiri di sana. Memasang wajah manis, seperti orang yang tidak merasa bersalah. "Tapi, aku enggak tahu ini, Mah." Amel ingin menolaknya. Namun, dia ragu untuk mengatakannya. "Anggap saja, ini hadiah pernikahan kalian. Mama mau, kalian cepat-cepat kasih kabar bai

