Gelap berganti di langit luar, diiringi kicau burung yang menyambut Mentari pagi. Sisa – sisa hujan masih membasahi pepohonan, rumput dan jalanan. Aktifitas pagi hari mulai berjalan, beberapa orang mulai pergi ke pasar, ada pula yang berolah raga dengan berlari kecil di sekeliling kompleks perumahan. Sementara di dalam kamar utama rumah Ezra, tiga anak manusia masih terpejam dalam damai. Di antara sepasang suami istri, terdapat seorang anak kecil yang menginvasi hampir sebagian besar permukaan kasur. Bahkan, kakinya tumpang tindih di mana – mana. Daya terbangun karena kaki Troy yang mendarat di paha kanannya. Dalam tidurnya, anak itu bergumam lirih, tak menyadari akibat perbuatannya sang ibu terkejut hingga terbangun. Daya mengusap - usap pelan kaki Troy yang berada di atas paha. Semala

