Daya tidak dapat beranjak dari tempatnya berdiri hingga suara mobil Ezra berhenti di depan rumah dan langkah kaki pria itu berderap mendekat. Bella yang sejak tadi menantikan kedatangan Ezra, siap menyambut sang pemilik rumah dengan wajah berbinar cerah. Namun, yang didapatkan hanya wajah tidak suka Ezra dan pertanyaan ketus tentang kedatangannya. “Ngapain kamu?” Tanpa basa – basi, Ezra berdiri di antara Daya dan Bella, bertanya langsung tanpa senyum atau sambutan yang diharapkan wanita cantik yang kini turut berdiri dan menatap wajah Ezra dengan ekspresi tidak percaya. “Begini cara kamu menyambut aku, ibu dari anak kamu?” Pertanyaan Bella membuat Daya ingin tertawa dan muak di saat yang bersamaan. Berani – beraninya dia mengklaim dirinya sebagai ibu dari Troy, anak yang jelas – jelas i

