Wawancara dengan Arin seharusnya dilaksanakan besok dan hari ini merupakan pengambilan video footage untuk profil yayasan lantaran Bhumi baru bisa datang ke sana di ujung sore—lebih akhir dari pada tim lain atas pekerjaan lain. Bahkan sebenarnya Bhumi juga tidak perlu datang, baik hari ini maupun besok. Tapi Bhumi seolah ingin terlibat langsung. Namun, ia bahkan datang lebih awal dari tim setelah mendapatkan pesan dari peneror bahwa ia telah mendekati Arin dan perempuan itu pun tidak bisa dihubungi. “Mas Bhumi?” kaget Bu Khansa. “Ar…” Bhumi menyergah sambil memegangi kepalanya yang berdenyut. “Teh Arin nggak ada di sini?” “Oh, iya. Dari pagi nggak datang. Sepeninggal suaminya, Teh Arin memang jarang sekali datang, Mas. Dan kita berusaha memaklumi itu. Soal pekerjaan juga diambil alih w

