"Berapa jauh lagi?" Tanya saka. Mereka sudah di perjalanan 40 menit yang lalu. Ternyata lokasi camella sangat jauh. "Sudah dekat sekitar dua puluh menit lagi." jawab galen yang menatap ke arah ponsel dimana titik keberadaan ana. Ia masih tidak menyangka mereka akan turun lagi untuk menghadapi musuh setelah sekian lama. Waktu sekolah ia dan yang lain nya memang sering tawuran. Tapi saat ini mereka harus tanpa sagara. Tanpa pemimpin mereka. Hanya ada alina, perempuan yang begitu di cintai sahabat nya. Mereka berdua sama-sama berjuang untuk alea. "Ini terus bergerak dengan jarak tidak terlalu jauh. Dengan itu kita bisa memastikan Ana masih hidup." ucap galen. Alina yang duduk di sebelah omar pun memilih diam. Dia tidak takut, hanya ada amarah dalam dirinya sekarang. Ia hanya perlu bers

