Daniel berjalan mendekati para pria-pria tersebut, yang kini sedang berdiri di dekat tangga menuju lantai atas. Salah seorang pria mematik rokok miliknya dan menghisapnya, membuat mulutnya menghembuskan kelupan asap. Sudut bibirnya tertarik membuat seutas senyuman miring yang tampak menyebalkan. "Kau datang"ucapnya dengan senyum sinis. Tangan Daniel mengepal erat. Kedua matanya nampak begitu tajam ketika menatap pria itu. "Dimana dia?" ## Set>>> Set>>>> Sett>>>>>> "Cepat... Cepat.....!" teriak Daniel dengan genggaman Tangannya yang mengerat pada pergelangan tangan Ana yang saling bertaut dengan erat. Setelah menipu untuk bergabung. Dan berakhir dengan saling menghantam dan pelarian, hingga akhirnya saat ini, keduanya tengah berlari dari penge

