Daniel meraih ponselnya, menatap layar itu dengan nomor asing berada di sana. Daniel menunggu hingga akhirnya panggilan itu berhenti, namun tak lama panggilan itu kembali ada, dengan nomor yang sama membuat Daniel penasaran. Daniel mengangkat sambungan telponnya dan mendengar suara isak tangis seorang perempuan. Daniel terlonjak kaget, namun ia tetap membungkam suaranya. Apa itu Ana. “halo. Apa ini Daniel?”Daniel mengenali suaranya. Sangat familiar. Itu adalah suara ibu Ana. “ya, apa ada sesuatu yang terjadi?”Tanya Daniel mulai merasa panik, mungkin saja menyangkut dengan Ana, karena hanya itu yang bisa membuat ia dan ibu Ana terhubung seperti sekarang ini. “Daniel. Tolong aku. Ana di culik” *** Daniel baru saja menengkan ibu Ana, dia terdengar begitu panik menget

