Clarisa meninggalkan rumah adam dengan amarah yang memuncak sampai ke ubun-ubun.
" b******n , dasar k*****t orang tua bau tanah saja mau cari anak mantu yang suci dasar b******k " umpat Clarisa di tengah jalan.
Kata-kata u*****n sumpah serapah keluar dari mulut Clarisa saat dia harus mencari taksi untuk kembali ke apartemennya.
Adam masih di dalam ruangan keluarga, dia masih tidak percaya Clarisa yang di kenalnya 6 bulan yang lalu tega menghianati dirinya.
" Adam papa tahu kamu kecewa entah dengan bukti ini papa, ataupun Clarisa tapi tolong buka matamu, dan lihatlah kebenarannya" ucap papa Adam dan berlalu meninggalkan Adam ke dalam ruanganya.
Adam berbicara pada Asisten papanya.
" apa semua ini benar " Adam
" iya tuan semuanya benar " asisten
" sejak kapan kamu mencari tahu tentang semua ini " Adam
" 2 minggu yang lalu tuan, saat itu papa anda melihat anda berpacaran di restourant sedangkan papa dan mama anda mengetahuinya, papa anda menelpon saya untuk segera menyelidikinya dan hasilnya seperti yang anda lihat " asisten
" aku mengerti " Adam.
ADAM POV
Entah benar atau salah skandal yang terjadi terhadap Clarisa aku tetap ingin bersamanya. Aku mencintainya pa ma, hati ini sangat terpaut padanya, cinta ini sangat kuat untuk tetap bersamanya, apakah aku bodoh iya pa, aku bodoh dalam rasa cinta ini. Cinta ini membunuhku, cinta ini membakarku, dekat padanya adalah kerinduanku, setiap kata hembusan nafasnya aku menantikannya pa, aku merasa cinta ini sangat abadi.
Aku tahu setelah papa dan mama ku mengetahui skandal Clarisa dia tidak akan pernah mengijinkanku untuk menikah dengan Clarisa.
Pa, ma apakah aku harus membawa wanita yang sesuai kriteria papa mama.
monolog Adam.
Adam pov end
Adam mengetuk ruang kerja papanya,
" pa, apa yang papa inginkan " tanya Adam langsung tanpa basa basi.
" papa hanya ingin kamu mendapatkan wanita yang baik yang menjaga hidup dan kesuciannya hanya untuk suaminya, entah itu dari kalangan orang miskin ataupun kaya, karena bagi papa orang miskin pun memiliki harga diri jika dia bisa menjaga kelakuan ,cinta dan kesetiaannya " papa Adam.
" apakah Clarisa tidak bisa masuk ke dalam ke keluarga ini pa ?" Adam
" seperti yang clarisa bilang bahwa yang bisa menentukan kamu sendiri, tapi papa sangat tidak setuju antara kamu dan Clarisa " papa Adam.
" baik pa " Adam
Adam berlalu pergi meninggalkan ruangan papanya.
"sungguh konyol permintaan papanya, bagaimana ada jaman sekarang wanita suci murni dan setia " Guman Adam.
Adam melihat langit-langit kamarnya dan menelpon Clarisa sampai dimana dia.
" sayang kamu sampai dimana, dan sekarang di mana ? maaf tadi aku tidak bisa mengikuti mu namun aku suruh sopirku untuk mengikutimu " Adam
" aku sudah sampai rumah, dan aku juga sudah bertemu dengan sopirmu , dia yang mengantarku sampai apartement " Clarisa
"syukurlah kalau kamu baik-baik saja, aku tadi bicara sama papa, dan keputusan memang di aku apa kamu mau menjalani bersama sayang " Adam.
" ku ikut kehendak mu sayang, aku tidak tahu harus berbuat apa , skandalku memang terlampau banyak dosa-dosa ku tak mampu aku hitung tapi kamu harus percaya satu hal aku mencintaimu " Clarisa.
" aku tahu dan aku paham, aku juga mencintai mu " Adam.
Entah apa yang merasuki Adam sehingga dia ingin tetap bersama Clarisa. Menutup mata segala kebusukan Clarisa. Baginya Clarisa ada wanita pertama yang bisa merebut hatinya. Hati seorang Adam Mahendra.
Adam memejamkan matanya, membuang rasa yang mengusik hatinya. Hati yang sedang di mabuk nafsu cinta. Clarisa memang selalu membuat Adam melayang ke awan dan membuatnya di mabuk kepayang menahan rindu untuk bertemu Clarisa adalah p********n yang sangat amat kejam.
***
Sudah hampir 1 minggu berlalu keadaan ibu Sofia masih belum ada perkembangan. Hanya donor ginjal satu-satunya jalan tapi sampai detik ini Sofia tidak memiliki uang untuk membayar pendonor ginjal.Membuatnya masih dalam tahap binggung tanpa dia sadari air mata menetes begitu saja.