Bab 15. Permainan Jilat Menjilat

1257 Kata

Romeo tidak menjawab dengan kata-kata. Sorot matanya yang biasanya sedingin es kini berubah gelap dan membara. Alih-alih melepaskan Atena, dia justru mendekatkan es krim cokelat miliknya yang mulai meleleh ke bibir Atena, lalu mengusapkan perlahan ke bibir mungil nan ranum milik istrinya. "Kalau begitu, gantian aku yang membersihkannya," desis Romeo rendah. Tanpa menunggu persetujuan, Romeo mencondongkan tubuh dan menjilat sisa es krim di bibir Atena. Jilatan rasa cokelat yang dingin itu dengan cepat berubah menjadi ciuman yang sangat panas. Romeo seolah kehilangan kendali atas dirinya sendiri yang selama ini tertahan. Mereka saling melumat dan menyesap dengan intens, bertukar saliva dalam pagutan yang semakin dalam. Begitu kuatnya gairah yang meledak di antara mereka sampai dua es krim

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN