Cempaka melihat baik-baik komen itu lagi. Bahkan komen yang tadi berada di papan komentar itu masuk ke pesannya. "Ini teh … Abang Akbar yang jadi pelanggan Campak hari ini?" Cempaka bergumam dalam keraguan. Di lantai 20 gedung ArchiBigJen Enterprise, itu hanya ada tiga penghuni. Namanya di situ tertulis Akbar. Berarti memang benar apa yang dia pikirkan. Setelah yakin bahwa itu benar-benar Akbar yang adalah kekasihnya, Cempaka membalas pesan tersebut. 'Baik, Abang Akbar.' *** Seulas senyum kecil di sudut bibir Akbar tercetak setelah dia membaca pesan balasan dari Cempaka. Dia melihat jam, 11.00 siang. Itu artinya masih ada satu jam untuk Cempaka berkemas dan membawakan makanan pesanannya. Akbar berencana untuk tiba di kantor lebih dulu agar nantinya Cempaka tidak menunggunya terlalu

