Akbar tersenyum tipis melihat sang kekasih yang sedang memotong sayuran di pantry dapur miliknya. Sang kekasih seperti biasa suka cerewet. "Campak kira teh Abang Akbar sakit, makanya Campak datang ke sini buru-buru dan takut kalau Abang Akbar belum makan. Campak malah ambil bahan-bahan makanan untuk orang sakit, eh setelah sampai di sini ternyata Abang Akbar teh alhamdulillah sehat wal afiat," ujar Cempaka. Mendengar ucapan kekhawatiran dari Cempaka, membuat suasana hati Akbar senang. Sang kekasih rupanya mencurahkan perhatian dan kasih sayang padanya. "Ini semua berawal karena hari ini hari Rabu dan Abang Akbar teh pesan makanan di Amis Amis Asup minta dikirim ke alamat rumah Abang Akbar. Nah, dari sinilah Campak sudah suudzon kalau Abang Akbar teh tidak ke kantor mungkin karena sakit,

