Aku sudah merasa baik pagi ini. Sambil menunggu sarapan, aku menggerakkan tanganku perlahan. Pukul 07.00 WIB, apa yang aku tunggu pun sudah datang. Aku harus cepat sembuh agar bisa menjunguk Ibu. Pukul 08.30 WIB, dokter visit tiba dan mengatakan kalau keadaanku mulai membaik, hanya saja tetap harus beristirahat dan makan yang teratur. "Dok, apa aku boleh melihat ibu?" tanyaku mengulang pertanyaan yang kemarin. Dengan sedikit berpikir, dokter paruh baya itu mengatakan iya, tapi dengan satu syarat yaitu harus didampingi oleh perawat. Aku yang sudah tidak sabar lagi, berusaha duduk dengan tegap agar terlihat sehat di hadapan dokter dan perawat tersebut. "Semangat, semoga cepat sembuh dan tetap kuat menatap masa depan, kamu gadis yang tangguh." Kemudian Dokter visit tersebut meninggalkan

