Hari ini di luar dugaan. Raya muncul di depan gerbang bersama Samesta. Lintang baru menyadarinya ketika Sansan menarik tangannya menuju gerbang. Membawa Lintang pada keterkejutan luar biasa. “Ini mamanya Sansan.” Anak itu memperkenalkan ibunya. Tak menyadari ketiga orang dewasa di sekitarnya pucat pasi. Terutama Samesta. Pria itu tak bisa berkata-kata. Perasaan terselamatkan yang sempat mengusai sekarang hilang tanpa jejak. Meninggalkan Samesta dalam lubang kehancuran. “Raya, ibunya Sansan.” Di luar dugaan Raya malah mengulurkan tangan. Sontak mata Samesta membulat. Ia tak mengerti mengapa RAya melakukan ini seolah sengaja. Ekspresi yang muncul di muka Raya hanya ada senyum. Samesta yakin itu bukan senyum ramah. Jika menilik dari sorot matanya, bukan hanya terkejut Raya juga sedih.

