Lorong ini begitu panjang. Baik Fareed maupun Tetua tak mengira, Parharez menyembunyikan hartanya begitu dalam, sampai jauh di luar ibu kota. Dia memang lelaki serakah yang mengira hartanya akan dibawa mati, seperti Firaun. Padahal kelak, para pelaku Astral Projection yang saat ini berkedok perampok-lah yang akan mengeksekusi semua harta yang sedang disimpan itu. “Bagaimana ayahku?” tanya Ur Kanaa ketika mereka sudah sampai di sebuah belokan. Fareed yang memegang obor di belakang Ur Kanaa, berhenti sejenak dan menoleh ke arah Tetua Jasmine. “Dia sudah digantung,” sahut Tetua, “Dan kami yang diminta mengeksekusi semua harta yang dikorupsinya.” Fareed mendelik. Darimana Tetua Jasmine mengarang cerita hebat itu. Bukankah semalam mereka hanya menjemput Parharez dan membuatnya mabuk di sebua

