Ahmed yang terjebak dalam tubuh Polassar benar-benar menikmatinya. Tubuh lelaki ini adalah seorang yang arogan sekaligus dibutuhkan oleh Fareed. Fareed menjamin hidupnya. Kamar yang nyaman meski tertutup dan makan tiga kali sehari. Hal yang tidak pernah dia rasakan selama menggelandang. Meninggalkan rumah Fareed dengan mengunci istri dan pelayanannya, bukan tanpa alasan. Dia terpikir Bujana, yang janji akan ditolongnya. Kasihan lelaki itu, sudah menikah tapi tak bisa menyentuh istri sahnya. Ahmed ingin membantu, setidaknya dengan menjauhkan Karran dari Marinka. Baru setelahnya dia akan merasa lega, meski terjebak dalam tubuh Polassar. Dia akan menikmati hari-harinya meski harus menjadi bawahan Fareed. Setidaknya ada jaminan hidup layak baginya. Dia akan berada dalam jaminan Fareed, selam

