23. Blown Out

1867 Kata

Damar sedang menunggu dokter Febrian di ruang kerjanya. Pria itu telah membuat janji untuk bertemu dan membicarakan masalah kesehatan Theodore. Lima belas menit kemudian, “Damar, maaf membuatmu menunggu terlalu lama?” dokter Febrian telah menyelesaikan visit pasien VIP rumah sakit. “It’s okay doctor. I’m free,” Damar mengulas senyum ramah. “Oke, jadi ada keluhan apa Damar?” tanya dokter Febrian. “Aku sudah baik-baik saja dokter, aku minum obat sesuai anjuranmu. Aku ingin tahu tentang kondisi Theodore?” “Maaf, sampai saat ini belum ada perkembangan berarti tentang Theodore,” balas dokter Febrian. Dalam benak Febrian bertanya ‘Apa Dinar telah menceritakannya kepada Damar?’ “Apa tidak ada cara supaya kesadaran Theodore cepat kembali?” tanya Damar serius. “Saya telah mencoba berbagai c

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN