(Brody POV) Mimpi apa aku semalam? Hari ini aku mendapat serangan bertubi-tubi dari dua orang wanita yang mengusik pikiran ini. Tamara, nama dari seorang wanita yang selalu wara wiri dalam pikiranku. Tanpa permisi, dia selalu bergentayangan. Teringat memori pertemuan pertama kita, aku yang selalu berkata kasar padanya. Ketika aku yang entah mengapa selalu menarik tangannya dengan kasar. Dan Mama, wanita yang tak bisa aku lawan kata-katanya. Wanita yang selalu aku hormati, tapi sekarang ini beliau sangat mendesakku, hingga ada ikatan kuat terasa didada. Oh Tamara... “Kenapa dia menolak makan malam denganku? Apa dia tidak tahu kalau aku ingin memperbaiki kesalahan tempo hari?” Aku masih menyusuri setiap sudut dalam ruanganku ini. Aku hanya menatap sayu kepada tumpukan file yang seharusn

