11. Pasrah

1130 Kata

Bahu Cyra lemas seketika menghadapi kenyataan bahwa ia terkurung di ruangan pendingin ini. Lebih buruknya ia terkurung bersama orang yang tak ia inginkan. "Ada apa, Cyra?" Cyra memalingkan muka dari tatapan Rendi. Ia berjalan lemas menuju posisi dia tadi. Enggan rasanya menjawab pertanyaan tak berguna itu. "Cyra," panggil Rendi. "Kita terkunci, Mas." Sesingkat itu jawaban yang Cyra berikan. Cyra mendengar suara langkah kaki menjauh, ia menoleh ke sumber suara dan melihat Rendi tengah berusaha membuka pintu. Ada setitik harapan di hati Cyra melihat Rendi, ia berharap pintu itu bisa terbuka. Namun, tidak sesuai yang diharapkan. Pintu itu benar-benar tidak terbuka. Cyra bahkan tidak melihat adanya celah sedikitpun. Rendi menghampiri Cyra, wajahnya tidak menunjukkan apapun. Akan tetapi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN